Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERGESERAN BAHASA BUOL PADA ANAK-ANAK DI DESA BUNOBOGU SELATAN KECAMATAN BUNOBOGU MUNKIZUL UMAM KAU; Nina Hiola; Fatmah Umar
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjll.v3i1.16225

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pergeseran bahasa Buol pada Anak- anak, faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran bahasa, dan upaya yang dilakukan jika terjadinya suatu pergeseran bahasa Buol pada anak-anak di Desa Bunobogu Selatan kecamatan Bunobogu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak, simak bebas libat cakap, catat, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pergeseran bahasa Buol pada Anak-anak di Desa Bunobogu Selatan Kecamatan Bunobogu terdapat 18 pergeseran bahasa ditinjau dari percakapan antara narasumber. Faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran bahasa pada anak-anak di desa Bunobogu Selatan kecamatan Bunobogu yakni faktor peralihan, perilaku terhadap bahasa, pendidikan, kontak bahasa dengan teman sepermainan, pemilihan bahasa dengan orang tua, dan imigrasi. Upaya yang dilakukan jika terjadinya pergeseran bahasa Buol pada anak-anak di desa Bunobogu Selatan kecamatan Bunobogu yakni sikap dan rasa bangga terhadap bahasa yang digunakan, pendidikan dapat menjadi sarana pembelajaran bahasa daerah, dan keluarga kiranya menggunakan bahasa Buol dalam interaksi sehingga bahasa tersebut kembali dilestarikan.
Makna Simbol Prosesi Adat Mobotulo Bele Bohu Masyarakat Gorontalo Apinta P. Antu; Ellyana G. Hinta; Munkizul Umam KaU
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 3, No 2 (2022): Vol. 3, No. 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjll.v3i2.18064

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol verbal pada Prosesi Adat Mobotulo Bele Bohu pada Masyarakat Gorontalo dan simbol non verbal pada prosesi adat Mobotulo Bele Bohu pada masyarakat Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, Jenis Penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah simbol verbal dan nonverbal dalam prosesi mobotulo bele bohu masyarakat Gorontalo. Sumber data dalam penelitian ini yaitu tokoh agama(hatibi), tokoh adat dan tokoh masyarakat yang mengetahui paham tentang prosesi mobotulo bele bohu pada masyarakat Gorontalo. Data-data tersebut dikumpulkan melalui observasi, rekam dan dokumentasi, dan wawancara. Selanjutnya dianalisis dengan cara mentranskripsi, menerjemahkan, mengidentifikasi, mengklarifikasikan, menganalisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: hasil simbol verbal dan simbol nonverbal pada prosesi adat mobotulo bele bohu masyarakat Gorontalo. Berdasarkan penelitian ini simbol verbal yang dijelaskan pada prosesi mobotulo bele bohu yaitu terdapat dalam untaian doa dan simbol nonverbal yaitu terdapat pada seperangkat/benda-benda yang digunakan dalam prosesi adat mobotulo bele bohu masyarakat Gorontalo. Kata-kata Kunci: Prosesi, Adat, Mobotulo Bele Bohu, Gorontalo ABSTRACT The study explores the meaning of verbal and non-verbal symbols in prayer strands in the Gorontalomobotulobelebohuprocession. This descriptive qualitative research retrieved datafrom verbal and nonverbal symbols in procession; data sources in this research were religious leaders (hatibi), traditional leaders, and community leaders who know about the mobotulobelebohu procession in Gorontalo. All data were collected through observation, recording and documentation, and interviews. Furthermore, those were analyzed by transcribing, translating, identifying, clarifying, analyzing, and drawing conclusions.Based on the results, the verbal symbols described in the mobotulobelebohu procession are contained in the prayer strands. Moreover, non-verbal symbols are found in the set/objects used in the mobotulobelebohu procession of the Gorontalo community. Keywords: Procession, Tradition, MobotuloBeleBohu, Gorontalo
Kepribadian Tokoh dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari linda R. Bahu; Muslimin Muslimin; Munkizul Umam Kau
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 13, No 1 (2023): (Januari 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.32 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v13i1.17326

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan kepribadian tokoh pada novel Entrok karya Okky Madasari di lihat dari aspek id, ego dan superego. Penelitian ini menggunakan teori psikologi sastra yang mengkaji tentang kepribadian tokoh dengan menggunakan teori Sigmund Freud yang meliputi Aspek id, ego dan superego. Metode penelitian ini adalah Metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa, (1) kepribadian tokoh Marni dalam novel Entrok karya Okky Madasari dilihat dari aspek id, ego dan superego. (2) kepribadian tokoh Rahayu dalam novel Entrok karya Okky Madasari dilihat dari aspek id, ego dan superego. (3) kepribadian tokoh Simbok dalam novel Entrok karya Okky Madasari dilihat dari aspek id, ego dan superego. (4) kepribadian tokoh Teja dalam novel Entrok karya Okky Madasari dilihat dari aspek id,ego dan superego.
Makna Simbol dalam Prosesi Mongunom Tian Pada Masyarakat Buol Karmila Pabiaiye; Munkizul Umam Kau; Zilva Achmad Bagtayan
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 1 (2021): (Januari 2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.209 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v11i1.10091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbol verbal dan nonverbal terhadap puisi lisan pada prosesi mongunom tian. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif, jenis penelitian kualitatif pendekatan semiotika. Data penelitian berupa makna simbol verbal dan nonverbal dalam prosesi Mongunom tian pada masyarakat Buol. sumber data adalah sumber data adalah Biyang (dukun kampung) yang mengetahui paham tentang prosesi Mongunom tian pada masyarakat Buol. teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, rekaman dan dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mentranskripsi, menerjemahkan, mengidentifikasi, mengklasifikasikan menganalisis dan menyimpulkan data.Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa (1) simbol verbal terdiri atas (a) tahap pelaksanaan ritual yang segala perangkat disediakan diatas talam, (b) Tahap penyusunan kain tujuh macam yang dilakukan oleh keenam rekan biyang, (c) tahap penyiraman kepada calon ibu dan calon bapak (2) simbol nonverbal terdiri atas (a) tahap pelaksanaan tahap musyawarah yang dilaksanakan oleh keluarga calon ibu dan calon bapak, (b)tahap pelaksanaan prosesi mongunom tian tahap inti,(c) tahap mandi. Tahap penyiraman oleh calon ibu dan calon bapak yang dilakukan oleh ke enamrekan biyang.   
Perkembangan Hukum pidana Islam Di Era Reformasi Menuju Univikasi Hukum Indonesia Munkizul Umam Kau
JURNAL LEGALITAS Vol 2, No 3, 2009
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7439.527 KB) | DOI: 10.33756/jelta.v2i3.660

Abstract

Basically, even constitutionally Islam is not legal as state religion, but in reality, Indonesia state has many adopting Islam principles in our life, nation and societal. Thereby it\'s fair if islam criminal law that written in tadition of Islam and has been applied at Islam state in world, applied also in Indonesia. Applying of Islam crime law utterly, as wanted by Islam thinkers, likely difficult to be done in Indonesia, and if happened only miracle which can answer it. However contribution of Islam criminal law in positive law image cannot be overrulerd off hand.many things which only be recognized in islam crime law then strats recognized in our positive law. Kata Kunci: Perkembangan, hukum, pidana, Islam, Univikasi.
SOSIALISASI PROGRAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA DINI MELALUI PROGRAM KKNT DI DESA TOROSIAJE Munkizul Umam Kau; Eka Sartika; La Ode Gusman Nasiru
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3321

Abstract

Di media massa banyak berita yang terkait tentang kasus kekerasan pada anak, bahkan yang paling parah adalah kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Kekerasan seksual pada anak bisa dilakukan oleh orang yang tidak dikenal bahkan oleh orang yang sehari-hari dekat dengan anak. Kasus ini bisa terjadi bahkan jika dalam pengawasan orang tua dan keluarga apalagi jika tidak diawasi. Orang tua adalah orang yang paling berperan dan keoptimalan perkembangan seks pada anak. Atas dasar itulah, kerja pengabdian melalui program KKNT Desa Membangun ini dilaksanakan. Kegiatan pengabdian bertujuan melakukan perubahan dan mengubah mindsetdengan memberikan sosialisasi melalui yang ditujukan kepada masyarakat khususnya orang tua. Metode yang digunakan ialah sosialisasi, ceramah, dan pembentukan komunitas anti kekerasan seksual di masyarakat. Mitra pengabdian adalah masyarakat Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato. Tim pengabdian berharap agar orang tua bisa memberikan pendidikan seks yang benar pada anaknya, sehingga anak-anak dapat lebih waspada agar tidak menjadi korban dari kekerasan dan pelecehan seksual 
KESANTUNAN BERBAHASA PADA TEKS CERAMAH SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 1 SUWAWA Rabina Tane; Asna Ntelu; Munkizul Umam Kau
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 4, No 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjll.v4i1.20641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada teks ceramah siswa kelas XI Tata Busana dan TKJ, dan faktor yang mempengaruhi kesantunan berbahasa. Penelitian ini menggunakan teori Kesantunan Berbahasa. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata yang mengandung kesantunan berbahasa yang terdapat pada karya siswa yaitu teks ceramah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik baca, catat, dan dokumtasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan cara mengklasifikasi data sesuai dengan substansi masalah, menganalisis, mendeskripsikan, dan menyimpulkan hasi. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: (1) kesantunan berbahasa pada teks ceramah siswa kelas XI Tata Busana dan TKJ di SMK Negeri 1 Suwawa memiliki lima maksim, yaitu maksim kebijaksanaan, maksim pujian, maksim simpati, maksim kerendahan hati, dan maksim kedermawanan. (2) faktor yang mempengaruhi kesantunan berbahasa terbagi dalam 5 faktor, yaitu faktor kebiasaan penutur menggunakan kata/frasa kasar, faktor emosi, faktor sifat penutur yang protektif, faktor penutur yang sengaja memojokkan mitra tutur dalam bertutur, faktor kecurigaan penutur tehadap mitra tutur. Kata-kata Kunci: Kesantunan Berbahasa, Teks Ceramah.
Pembentukan Karakter Percaya Diri Melalui Pelatihan Public Speaking pada Siswa SMP di Kawasan Pesisir Teluk Tomini Nuramila Nuramila; Munkizul Umam Kau
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v3i3.2583

Abstract

Self-confidence is a character that must be instilled in oneself from an early age, especially in this case for teenagers in the coastal area of Tomini Bay. The coastal area of Tomini Bay has rich natural resource potential and diverse cultural diversity. However, this area often faces various challenges, especially in terms of education and character development of its young generation. Teenagers tend to feel unable to be equal to other teenagers in urban environments. This is because of their low self-confidence. Therefore, starting from this problem, the community service offers a solution by forming a self-confidence character through Public Speaking training for junior high school students in the coastal area of Tomini Bay. Public Speaking training gives students the opportunity to practice speaking in front of many people, be able to respond to feedback constructively, and overcome nervousness or anxiety. A structured and ongoing training program is expected to form a self-confidence character in students. The implementation of this community service activity uses a training method. This community service activity will be carried out at SMP Negeri 3 Satap Bonepantai. This school is one of the schools included in the coastal area of Tomini Bay. It is hoped that with this service, it can be a solution for the low level of student confidence to appear speaking in public in this case through Public Speaking training.
Tindak Tutur Ilokusi pada Anak Usia 5 dan 10 Tahun di Desa Lamadong 1, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol dalillah, syaikah nahda; Djou, Dakia; Kau, Munkizul Umam
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 4, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjll.v4i2.20392

Abstract

Tindak tutur ilokusi yaitu tindak tutur yang melakukan sesuatu dengan hal dan fungsi bertutur yang sesungguhnya. Oleh sebab itu, tujuan anak-anak sebagai penutur saat mengucapkan sesuatu dalam tindak tutur adalah bentuk ujaran yang diproduksi oleh anak-anak. Hal yang ingin didalami dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah bentuk tindak tutur ilokusi pada anak usia 5 tahun di Desa Lamadong 1, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, (2) Bagaimanakah bentuk tindak tutur ilokusi pada anak usia 10 tahun di Desa Lamadong 1, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi pada anak usia 5 dan 10 tahun di Desa Lamadong 1, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Metode ini digunakan untuk menyajikan data dalam bentuk menggambarkan apa saja bentuk tindak tutur ilokusi pada anak usia 5 dan 10 tahun di Desa Lamadong 1, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol dilihat dari ranah keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tindak tutur ilokusi pada anak usia 5 dan 10 tahun adalah (1) bentuk tindak tutur asertif (menyatakan sesuatu), (2) bentuk tindak tutur komisif (berjanji, bertekad, mengancam dan menawarkan), (3) bentuk tindak tutur ekspresif (berterima kasih, mengumpat dan memuji), (4) bentuk tindak tutur direktif (meminta, menyuruh, melarang, dan mengusulkan). Bentuk tindak tutur ilokusi yang dikuasai oleh semua responden baik usia 5 tahun maupun usia 10 tahun yaitu bentuk tindak tutur asertif (menyatakan sesuatu). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dari kelima responden pada usia 5 tahun, jenis tindak tutur ilokusi yang paling banyak yaitu pada bentuk tuturan asertif “menyatakan sesuatu” sedangkan pada kelima responden pada usia 10 tahun, jenis tindak tutur yang sangat banyak ditemukan yaitu pada tuturan asertif “menyatakan sesuatu” dan ekspresif “mengumpat”. Kemudian pada tuturan komisif dan direktif masih sulit diungkapkan oleh semua responden baik usia 5 tahun maupun usia 10 tahun. Adapun tuturan deklaratif tidak ditemukan dalam tuturan anak-anak..
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Menulis Surat Dinas pada Siswa Kelas VII SMP N 1 Dulupi Tahun Pelajaran 2020/2021 Abbas, Nurfadhillah; Supriyadi, Supriyadi; Kau, Munkizul Umam
Reduplikasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1, No 2 (2021): (Desember 2021)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.418 KB) | DOI: 10.37905/rjppbi.v1i2.908

Abstract

 Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar menulis surat dinas pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Dulupi. . Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 1 Dulupi semester genap tahun ajaran 2020/2021.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Dulupi.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data  dilakukan dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar menulis surat dinas yaitu tes objektif yang berbentuk pilihan ganda. Pengujian hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa menulis surat dinas  kelas VII SMP Negeri 1 Dulupi. Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan diperoleh bahwa nilai  yaitu  yang artinya menolak H0 dan menerima H1, sehingga terdapat pengaruh model pembelajaranproblem based learning terhadap hasil belajar menulis surat dinas pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Dulupi.