Latar Belakang: Early Warning Score (EWS) merupakan sistem penting untuk mendeteksi dini perburukan kondisi klinis pasien. Namun, penerapannya di rumah sakit masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan beban kerja dan self-efficacy dengan kepatuhan perawat dalam melakukan penilaian EWS di UPT RSUD Madani Palu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analitik dan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Melon, Jeruk, Cerry, Markisa, dan Durian RSUD Madani sebanyak 85 orang. Sampel berjumlah 68 responden yang dipilih menggunakan teknik proporsional stratified random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat memiliki beban kerja tinggi (52,9%) dan self-efficacy tinggi (54,4%). Sebagian besar perawat berada pada kategori patuh dalam penilaian EWS (61,8%). Uji Pearson Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara beban kerja dan kepatuhan perawat (p=0,000), serta antara self-efficacy dan kepatuhan perawat (p=0,000). Kesimpulan: Beban kerja dan self-efficacy berhubungan signifikan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan penilaian EWS. Perawat diharapkan meningkatkan kompetensi dan konsistensi dalam penerapan EWS.
Copyrights © 2026