Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) terhadap keaktifan dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPAS kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan desain pretest posttest control group, melibatkan 60 siswa (30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol) di Kota Pekanbaru, Propinsi Riau. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan observasi keaktifan berdasarkan delapan aspek aktivitas belajar siswa. Analisis data meliputi uji normalitas dan homogenitas menggunakan Shapiro-Wilk dan Levene's test, serta uji independent sample t-test dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang nyata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada posttest keaktifan, kelas eksperimen mencapai skor rata-rata 78,5 sedangkan kelas kontrol mencapai 62,3, menunjukkan peningkatan sebesar 16,2 poin lebih tinggi pada kelas eksperimen. Pada posttest pemahaman konsep, kelas eksperimen mencapai nilai rata-rata 82,7 sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 71,4, dengan selisih peningkatan sebesar 11,3 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan TaRL lebih efektif dalam meningkatkan keaktifan dan pemahaman konsep siswa dibandingkan pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPAS kelas V SD.
Copyrights © 2026