Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterlibatan dan perkembangan literasi dasar siswa Fase A dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan Game-Based Learning (GBL). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, melibatkan 64 siswa SD Muhammadiyah 1 Limboto melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi, angket respon siswa, dan tes literasi dasar untuk mengukur tingkat keterlibatan serta perkembangan kemampuan membaca, menyimak, dan berbicara. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan siswa selama penerapan GBL berada pada kategori tinggi dengan persentase 79–87%. Selain itu, ditemukan peningkatan pada beberapa indikator literasi dasar, terutama kemampuan mengenal huruf, membaca kata sederhana, dan menyimak instruksi. Temuan ini menunjukkan bahwa GBL mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa kelas awal. Meskipun demikian, sebagian siswa kelas 1 masih mengalami kesulitan dalam memahami instruksi permainan, sehingga diperlukan penyesuaian aturan dan pendampingan yang lebih intensif. Secara keseluruhan, GBL terbukti layak digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan literasi dasar serta keterlibatan belajar siswa Fase A dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025