Andi Nur Syarif Hidayatullah
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NATURE BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI Andi Nur Syarif Hidayatullah; Nurfadliah; Suleman
Jurnal Pendidikan Sang Surya Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Sang Surya
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56959/jpss.v10i1.198

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fakta lapangan menunjukkan rendahnya keterampilan mahasiswa dalam kemampuan menulis deskripsi dan juga kurangnya kreativitas seorang tenaga pengajar khususnya guru dan dosen dalam memilih model pembelajaran yang efektif untuk mengajarkan keterampilan dalam menulis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran nature based learning (NBL) terhadap kemampuan menulis teks deskripsi mahasiswa PGSD UMGo Angkatan ke 7 dengan menggunakan desain implementasi nonrandomized control group pretest-posttest design pada subjek penelitian yakni mahasiswa semester pertama PGSD angkatan ke 7. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes karangan deskripsi dengan konsep alam lalu dianalisis secara deskriptif dan statistik yang menunjukkan hasil bahwa implementasi model ajar berbasis nature based learning berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks deskripsi yang mana berada pada tingkat penguasaan indikator tulisan organisasi dan keefektifan penggunaan kalimat.
Literasi Bahasa di Sekolah Dasar Berbasis Video Ghibli Animation Hidayatullah, Andi Nur Syarif
PEDAGOGIKA Vol 16 No 1 (2025): Vol 16 No 1 2025: April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i1.3792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tentang penggunaan media pembelajaran video Ghibli Animation terhadap literasi bahasa pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terjadi penguatan minat dan keterlibatan siswa selama sesi pelaksanaan pembelajaran dengan penggunaan media video Ghibli Animation. Hasil dari wawancara dengan guru mengungkapkan bahwa video Ghibli Animation sangat membantu siswa dalm memahami konteks bahasa dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan video Ghibli Animation berkontribusi pada pengembangan keterampilan menulis siswa. Kemudian temuan lain adalah keterampilan menyimak dan berbicara siswa juga mengalami penguatan setelah berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara siswa yang terlibat dalam pembelajaran menggunakan video Ghibli Animation mengungkapkan bahwa mereka lebih senang dan bersemangat untuk belajar. Meskipun video Ghibli animation terbukti untuk meningkatkan keterampilan literasi bahasa, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan waktu. Pembelajaran dengan video animasi memerlukan waktu tambahan untuk memutar video dan diskusi yang mendalam, yang dapat menyulitkan guru dalam menyesuaikan jadwal pelajaran. Selain itu, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep budaya yang terkandung dalam video, yang memerlukan penjelasan lebih lanjut dari guru. Hal ini terutama terjadi pada siswa yang belum terbiasa dengan konteks budaya Jepang, yang sering menjadi tema dalam film-film Ghibli Animation.
Eksplorasi Pengalaman Belajar Siswa Fase A melalui Game-Based Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Hidayatullah, Andi Nur Syarif
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 6 No 2 (2025): VOLUME 6 NOMOR 2, DESEMBER TAHUN 2025
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v6i2.4664

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterlibatan dan perkembangan literasi dasar siswa Fase A dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan Game-Based Learning (GBL). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, melibatkan 64 siswa SD Muhammadiyah 1 Limboto melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi, angket respon siswa, dan tes literasi dasar untuk mengukur tingkat keterlibatan serta perkembangan kemampuan membaca, menyimak, dan berbicara. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan siswa selama penerapan GBL berada pada kategori tinggi dengan persentase 79–87%. Selain itu, ditemukan peningkatan pada beberapa indikator literasi dasar, terutama kemampuan mengenal huruf, membaca kata sederhana, dan menyimak instruksi. Temuan ini menunjukkan bahwa GBL mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa kelas awal. Meskipun demikian, sebagian siswa kelas 1 masih mengalami kesulitan dalam memahami instruksi permainan, sehingga diperlukan penyesuaian aturan dan pendampingan yang lebih intensif. Secara keseluruhan, GBL terbukti layak digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan literasi dasar serta keterlibatan belajar siswa Fase A dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Peran Media Kartu Kata Bergambar dalam Meningkatkan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Amalia Amalia; Yane Hardiyanti Mahmud; Andi Nur Syarif Hidayatullah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8492

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar sehingga diperlukan media kartu kata bergambar untuk membantu meningkatkan minat, pemahaman, dan keterampilan membaca sejak dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar, khususnya dalam mengenali huruf, membaca suku kata, dan membaca kata sederhana. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut ialah terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, konkret, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas awal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran media kartu kata bergambar dalam pembelajaran membaca permulaan siswa di SDN 13 Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu kata bergambar membantu siswa mengenali huruf, membaca suku kata, dan membaca kata sederhana dengan lebih mudah karena adanya dukungan visual yang memperjelas hubungan antara tulisan, bunyi, dan makna. Selain itu, penggunaan media ini mendorong meningkatnya minat belajar, antusiasme, keaktifan, dan keberanian siswa dalam mengikuti pembelajaran. Bagi guru, media kartu kata bergambar mempermudah penyampaian materi sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan bermakna. Dengan demikian, media kartu kata bergambar berperan positif sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk mendukung kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar.
Peran Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Siswa Kelas Rendah melalui Pendekatan Picture Writing di SD Muhammadiyah 1 Limboto Irna Mooduto; Thamrin A. Kum; Andi Nur Syarif Hidayatullah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8501

Abstract

. Urgensi penelitian ini adalah kemampuan menulis permulaan sebagai fondasi literasi siswa kelas rendah masih perlu ditingkatkan melalui peran guru dan penerapan pendekatan Picture Writing yang dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan menulis secara lebih efektif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan siswa kelas rendah melalui pendekatan picture writing. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas rendah, dan siswa kelas I, II, dan III yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung dalam pembelajaran menulis permulaan. Instrumen penelitian meliputi pedoman observasi, pedoman wawancara semi terstruktur, dan format dokumentasi. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara, serta dokumentasi hasil tulisan siswa dan kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai sumber belajar, fasilitator, pengelola kelas, demonstrator, pembimbing, dan motivator dalam pembelajaran menulis berbasis gambar. Pendekatan picture writing membantu siswa memahami hubungan gambar, huruf, bunyi, kata, dan kalimat secara lebih konkret. Kesimpulannya, peran guru melalui pendekatan picture writing mendukung peningkatan kemampuan menulis permulaan, keaktifan, dan kepercayaan diri siswa kelas rendah.
PENGARUH PENERAPAN MEDIA FLASH CARD TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SDN 5 LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Mustaqim Bukoting; Abdul Hamid Isa; Yane Hardianti Mahmud; Andi Nur Syarif Hidayatullah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan media flash card terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SDN 5 Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas II A sebanyak 21 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas II B sebanyak 22 siswa sebagai kelas kontrol, sehingga jumlah sampel keseluruhan adalah 43 siswa. Instrumen penelitian berupa tes membaca lisan yang diberikan pada tahap pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, skor peningkatan (gain score), uji regresi linear sederhana, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 17,14 dan kelas kontrol sebesar 17,36, sehingga kemampuan awal kedua kelompok relatif seimbang. Setelah penerapan media flash card, rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 27,81, sedangkan kelas kontrol sebesar 20,64. Rata-rata skor peningkatan kelas eksperimen sebesar 10,67, lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 3,27. Hasil uji regresi menunjukkan nilai signifikansi 0,020 < 0,05, sedangkan hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,01 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan media flash card berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan siswa. Dengan demikian, media flash card dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk membantu siswa mengenal huruf, membaca suku kata, dan membaca kata sederhana secara lebih aktif, visual, dan menyenangkan.
Analisis Upaya Guru dalam Membangun Motivasi Belajar Siswa di SDN 2 Bone Miranda Ruchban; Yulanti S. Mooduto; Andi Nur Syarif Hidayatullah; Thamrin A. Kum
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2026 - Juli 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i1.352

Abstract

This study aims to analyze teachers’ efforts in fostering students’ learning motivation at SDN 2 Bone. The research employed a qualitative approach with a phenomenological design to gain an in-depth understanding of teachers’ experiences and practices in the learning process. The research subjects consisted of the principal, teachers of grades IV, V, and VI, and students from each grade, selected purposively. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source, technique, and time triangulation. The findings reveal that teachers foster students’ learning motivation through several key strategies: connecting learning materials to students’ real-life experiences, demonstrating enthusiasm in teaching, creating a pleasant and non-threatening learning environment, building psychologically safe classrooms, utilizing evaluation as a reflective tool, and providing opportunities for students to express their potential. These strategies effectively enhance students’ engagement, confidence, and learning enthusiasm. This study concludes that students’ learning motivation is developed through consistent, student-centered instructional practices. The findings provide practical implications for developing more effective teaching strategies to enhance learning motivation in primary education.
Analisis Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPA di SDN 10 Limboto Siti Nur Jannah Bakri; Yulanti S. Mooduto; Andi Nur Syarif Hidayatullah
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2026 - Juli 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i1.382

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the discovery learning model in improving students’ critical thinking skills in science learning at SDN 10 Limboto. This study employed a qualitative descriptive approach. The research subjects consisted of the principal, teachers, and students of grades IV, V, and VI. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The results indicate that the implementation of the discovery learning model was carried out through the stages of stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, and generalization. This model encouraged active student engagement and contributed to the development of critical thinking skills, including the ability to provide explanations, formulate strategies, conduct observations, process information, and draw conclusions. The development of critical thinking skills was found to progress across grade levels. However, the implementation has not been fully optimal due to several challenges, such as differences in student abilities, uneven participation, and limitations in processing and communicating information. Therefore, the discovery learning model has the potential to improve students’ critical thinking skills, although its implementation requires further optimization to achieve more effective outcomes.
Kemampuan Literasi Membaca Mahasiswa PGSD dalam Menginterpretasi Wacana Ilmiah Andi Nur Syarif Hidayatullah; Samid Saripi; Nurfadliah Nurfadliah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): On Proses
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/gwjqpe20

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan literasi membaca mahasiswa PGSD semester IV dalam menginterpretasi wacana ilmiah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan partisipan 74 mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang dipilih melalui total sampling. Data utama diperoleh melalui tes literasi membaca berbasis wacana ilmiah yang mencakup lima indikator: menemukan informasi eksplisit, memahami isi bacaan, menginterpretasi makna, menganalisis hubungan antargagasan, dan menarik simpulan. Data motivasi membaca dikumpulkan melalui angket sebagai informasi pendukung deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 39 mahasiswa (52,7%) berada pada kategori rendah, 26 mahasiswa (35,1%) kategori sedang, dan 9 mahasiswa (12,2%) kategori tinggi. Capaian tertinggi terdapat pada indikator menemukan informasi eksplisit (64,15%), sedangkan capaian terendah terdapat pada indikator menarik simpulan (48,51%). Rata-rata capaian indikator sebesar 55,25% menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa masih dominan pada level literal dan belum optimal pada level inferensial-analitis. Data pendukung menunjukkan 49 mahasiswa (66,2%) memiliki motivasi membaca rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi akademik mahasiswa PGSD perlu diarahkan pada pembacaan interpretatif, analitis, penyimpulan, dan strategi metakognitif agar mahasiswa lebih siap memahami teks ilmiah dan menjalankan peran profesional sebagai calon guru sekolah dasar.