Artikel ini membahas implementasi media pembelajaran berbasis pemecahan kasus dalam pembelajaran materi benda yang elastis di sekolah dasar. Tujuan utama dari pendekatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep elastisitas benda melalui keterlibatan aktif dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang dirancang dengan skenario kasus nyata mampu meningkatkan minat belajar, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konseptual siswa. Pendekatan ini juga membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih menarik dan bermakna. Disarankan agar model ini diterapkan lebih luas dalam berbagai mata pelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2026