Pengamatan awal menunjukan bahwa kreativitas berpikir peserta didik masih berada pada tingkat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) perbedaan keterampilan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) antara pretest dan posttest, (2) perubahan kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas kontrol yang tidak memperoleh CTL, serta (3) perbedaan capaian kreatif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada tahap posttest. Dengan menggunakan metode Quasi-Eksperimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design, penelitian ini menemukan bahwa: (1) penerapan CTL mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif secara signifikan pada kelas eksperimen, (2) kelas kontrol juga mengalami peningkatan meskipun lebih rendah, dan (3) terdapat perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok pada hasil akhir.Kata Kunci: Contextual Teaching And Learning (CTL), Berpikir Kreatif
Copyrights © 2026