Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

FAKTOR ARUS KAS OPERASI DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM Sri Intan Farmasi; Firman Aryansyah; Ilah Ilah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.7699

Abstract

Pasar modal berperan besar bagi perekonomian, dimana adanya pasar modal pihak yang memiliki kelebihan dana dapat menginvestasikan dana tersebut dengan harapan memperoleh imbahan (return). Faktor yang mempengaruhi return saham diantaranya Arus Kas Operasi dan Laba Akuntansi, adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui : (1) Pengaruh Arus Kas Operasi terhadap Return Saham (2) Pengaruh Laba Akuntansi terhadap Return Saham (3) Seberapa besar pengaruh Arus Kas Operasi dan Laba Akuntansi terhadap Return Saham pada PT.Ultrajaya Milk Industry and Tranding Company Tbk., Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Studi Dokumentasi dan Studi Kepustakaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan explonatory. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa secara parsial Arus Kas Operasi tidak berpengaruh terhadap Return Saham dan Laba Akuntansi tidak berpengaruh terhadap Return Saham. Untuk pengujian secara simultan dapat disimpulkan bahwa Arus Kas Operasi dan Laba Akuntansi tidak berpengaruh terhadap Return Saham pada PT.Ultrajaya Milk Industry and Tranding Company Tbk.Kata Kunci : Arus Kas Operasi, Laba Akuntansi, Return Saham.
PENGARUH PENETAPAN HARGA JUAL TERHADAP VOLUME PENJUALAN Iis Nurlela; Rini Agustin Eka Yanti; Firman Aryansyah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.745 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.5891

Abstract

 Perkembangan dunia usaha saat ini berjalan dengan pesat, secara tidak langsung menciptakan suatu persaingan di bidang pemasaran. Semakin banyak konsumen yang merasa puas dengan barang atau jasa yang ditawarkan, maka volume penjualan di perusahaan tersebut pun akan meningkat. Faktor – faktor yang mempengaruhi volume penjualan ialah : (1) harga, (2) promosi, (3) produk yang ditawarkan, (4) saluran distribusi, (5) mutu. Harga menjadi salah satu pertimbangan utama ketika konsumen akan membeli suatu produk yang mereka inginkan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) gambaran penetapan harga jual yang dilakukan oleh Tungku Café and Resto, (2) gambaran volume penjualan pada Tungku Café and Resto, (3) pengaruh penetapan harga jual terhadap volume penjualan di Tungku Café and Resto. Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data secara langsung melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penetapan harga jual menggunakan metode cost plus pricing mengalami fluktuatif dengan rata –rata margin sebesar 23%, (2) volume penjualan mengalami fluktuatif dengan rata – rata penjualan sekitar 38 produk yang terjual, (3) besarnya pengaruh penetapan harga jual terhadap volume penjualan sebesar 57,76% (koefisien determinasi). Hasil uji hipotesis diketahui bahwa   lebih besar dari  (3,697 ≥ 2,228) artinya Ho ditolak dan Hi diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penetapan harga berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan Kata kunci : Penetapan harga, cost plus pricing, volume penjualan.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA FILM DOKUMENTER DENGAN KOMIK FOTO PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KEUANGAN Elsa Selviana Rahman; Rini Agustin Eka Yanti; Firman Aryansyah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.252 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.5904

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa merupakan masalah dalam penelitian ini, karena hasil belajar merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka pendidik dituntut untuk segera mencari berbagai upaya untuk mencapai keberhasilan, rendahnya hasil belajar dilatarbelakangi oleh berbagai faktor diantaranya pemilihan media pembelajaran dengan tipe yang tidak tepat digunakan oleh pendidik, adapun tujuan dari penelitian ini: perbedaan hasil belajar siswa pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen yang menggunakan media film dokumenter. Perbedaan hasil belajar siswa pada pengukuran awal (pretest) dan pngukuran akhir (posttest) di kelas kontrol yang menggunakan media komik foto. Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media film dokumenter dan kontrol yang menggunakan media komik foto di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan melalui test, metode observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji korelasi product moment kemudian menganalisis koefisien korelasi dengan uji validitas dan normalitas, dilajutkan dengan uji hipotesis dengan menggunakan rumus uji t dan N-Gain. Populasi terdiri dari 34 orang siswa kelas XI AKL dan semuanya digunakan sebagai sampel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen yang menggunakan media film dokumenter dengan memperoleh peningkatan rata-rata yang cukup baik (signifikan) dengan N-Gain nya yaitu sebesar 0.69, dan kelas kontrol yang menggunakan media komik foto dengan memperoleh peningkatan rata-rata yang cukup (signifikan) dengan N-Gain nya yaitu sebesar 0.53  pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan di SMK As-Saabiq.Kata Kunci: Media Pembelajaran Film Dokumenter dan Komik Foto, Hasil Belajar.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDK YANG MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM LEARNING DENGAN MODEL SNOWBALL THROWING PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI Resta Herlianita; Firman Aryansyah; Nur Rizqi Arifin
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.544 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.5929

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa merupakan masalah dalam penelitian ini, karena hasil belajar merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka pendidik dituntut untuk segera mencari berbagai upaya untuk mencapai keberhasilan, rendahnya hasil belajar dilatarbelakangi oleh berbagai faktor diantaranya pemilihan model pembelajaran dengan tipe yang tidak tepat digunakan oleh pendidik, adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: Peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model quantum learning pada pretest dan posttest. Peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model snowball throwing pada pretest dan posttest. Perbedaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran quantum learning dengan hasil belajar peserta didk yang menggunakan model snowball throwing pada pretest dan posttest. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan melalui test, metode observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji korelasi product moment kemudian menganalisis koefisien korelasi dengan uji validitas dan normalitas, dilanjutkan dengan uji hipotesis dengan menggunakan rumus uji f dan N-Gain. Populasi terdiri dari 41 siswa kelas X dan semuanya digunakan sebagai sampel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada pretest dan posttest di kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran snowball throwing dengan memperoleh peningkatan rata-rata yang cukup baik (signifikan) dengan N-Gain yaitu sebesar 0.77, dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran quantum learning dengan memperoleh peningkatan rata-rata yang cukup (signifikan) dengan N-Gain yaitu sebesar 0.66 pada mata pelajaran Akuntansi Dasar di SMK Muhammadiyah 1 Banjarsari.Kata kunci: Model Pembelajaran Quantum Learning, Snowball Throwing, Hasil Belajar.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) DENGAN TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) Anita Verly Setiyoningrum; Firman Aryansyah; Ilah Ilah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6406

Abstract

ABSTRAKRendahnya hasil belajar merupakan masalah dalam penelitian ini, karena hasil belajar merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka pendidik dituntut untuk segera mencari berbagai upaya untuk mencapai keberhasilan, rendahnya hasil belajar dilatarbelakangi oleh berbagai faktor diantaranya pemilihan model pembelajaran dengan tipe yang tepat digunakan oleh pendidik, adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen. 2) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. 3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TS-TS) dengan yang menggunakan tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada pengukuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan rumus N-Gain dan uji t-test.Populasi dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas X IPS MAN 2 Cilacap dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Non Probability Samplingberupa Sampling Porpusive.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TS-TS) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) 2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada pengukuran awal (pretest) dan penilaian akhir (posttest) 3) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TS-TS) dengan yang menggunakan tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada pengukuran akhir (posttest). Kata Kunci : Two Stay Two Stray (TS-TS), Team Assisted Individualization (TAI), Hasil Belajar
PEMODELAN PENCATATAN AKUNTANSI DENGAN IDENTIFIKASI AKTIVITAS UNTUK PENGANGGARAN MASJID Firman Aryansyah
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 7, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.491 KB) | DOI: 10.25157/je.v7i1.2670

Abstract

Anggaran bagi organisasi nirlaba memiliki peran yang berbeda dibanding perannya pada perusahaan atau sektor bisnis. Pada perusahaan, anggaran ditetapkan dengan titik berat pada target penerimaan. Untuk itu produksi dan pemasaran akan dilakukan untuk mencapai target penerimaan ini. Pada organisasi nirlaba, anggaran merupakan penterjemah dari rencana kegiatan atau program organisasi dan sumber dana yang dibutuhkan. Jadi, anggaran pada organisasi nirlaba dimulai dari program atau kegiatan yang direncanakan. Kemudian diterjemahkan ke dalam satuan uang untuk selanjutnya dibandingkan dengan anggaran penerimaan. Menurut PSAK No. 45 menjelaskan bahwa komponen laporan keuangan organisasi nirlaba meliputi: (1) Laporan Posisi Keuangan, (2) Laporan Aktivitas, (3) Laporan Arus Kas. Laporan aktivitas menyajikan jumlah perubahan aktiva bersih terikat permanen, terikat temporer, dan tidak terikat dalam suatu periode. Laporan aktivitas juga menyajikan keuntungan dan kerugian yang diakui dari investasi dan aktiva lain (atau kewajiban) sebagai penambah atau pengurang aktiva bersih tidak terikat, kecuali jika penggunaannya dibatasi oleh penyumbang, dan menyajikan beban sebagai pengurang aktiva bersih tidak terikat.
CASH POSITION IMPLIKASINYA TERHADAP PENETAPAN DIVIDEN PAYOUT RATIO Firman Aryansyah; Rini Agustin Eka Yanti; Susi Susanti
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/je.v9i1.5399

Abstract

Penelitian yang bertujuan mengetahui seberapa besar implikasi posisi kas (Cash Position) terhadap rasio pembayaran dividen (Dividend Payout/Payment Ratio) di PT. Gudang Garam. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Teknik analisis data terdiri dari Uji Regresi Linier Sederhana, Uji Koefisien Determinasi untuk mengukur pengaruh dan Uji Signifikan/ Uji t untuk menetapkan hipotesis diterima atau ditolak. Penelitian menghasilkan beberapa simpulan  bahwa Cash Position di PT. Gudang Garam, selama sepuluh periode yaitu dari 2009 hingga tahun 2018 mengalami fluktuatif disebabkan karena indikator yang mempengaruhi Cash Position yaitu saldo kas akhir dan laba terealisasi setiap tahunnya selalu mengalami perubahan yang tidak stabil. Dividend Payout Ratio PT. Gudang Garam, Tbk selama 10 tahun yakni dari 2009 hingga tahun 2018 mengalami fluktuatif disebabkan karena indikator yang dapat mempengaruhi persentase pembayaran dividen (Dividend Payout/Payment Ratio) yaitu Dividen Per Share (DPS) dan untuk setiap tahunnya selalu mengalami perubahan yang tidak stabil. Sehingga Cash Position tidak berimplikasi signifikan terhadap rasio pembayaran dividen pada PT. Gudang Garam.This study aimed to determine: How large is the influence of Cash Position on Dividend Payout Ratio in PT. Gudang Garam Tbk. The research method used is the descriptive analysis method. The data analysis technique consists of a Simple Linear Regression Test, Determination Coefficient Test, and Significance Test (t-Test). The study produced several conclusions that Cash Position in PT. Gudang Garam, Tbk, for ten periods, from 2009 to 2018, experienced fluctuations due to indicators that affect Cash Position, which is the final cash balance and net profit that is obtained every year, which always undergoes unstable changes. Dividend Payout The ratio of PT. Gudang Garam, Tbk, for ten years, from 2009 to 2018, experienced a fluctuation due to indicators that could affect the percentage of dividend payout ratios, namely Dividends Per Share/ DPS. For each year, it always experienced an unstable change. So that the Cash Position does not significantly influence the dividend payment in PT. Gudang Garam.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING (DLPS) PADA PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMA Firman Aryansyah
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.372 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i2.961

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa kegiatan belajar mengajar akan tercapai apabila peserta didik mampu mengikuti proses pembelajaran yang diberikan oleh guru di dalam kelas. Penerapan metode pembelajaran sangat menentukan keberhasilan kegiatan belajar dan mengajar, untuk menentukan penerapan metode pembelajaran tergantung guru dalam memilih metode pembelajaran yang baik untuk diterapkan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji N-Gain dilanjutkan dengan uji hipotesis dan dengan menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) di kelas eksperimen 1 pada mata pelajaran ekonomi SMA. Melalui pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) bernilai 0,848 (kategori tinggi); 2) Terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) di kelas eksperimen 2 pada mata pelajaran ekonomi SMA. Melalui pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) bernilai 0,786 (kategori tinggi); 3) Terdapat perbedaan yang signifkan antara hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan Creative Problem Solving (CPS) pada pengukuran akhir (posttest) kelas eksperimen 1 (kelas XI IPS 1) dan kelas eksperimen 2 (kelas XI IPS 2) pada mata pelajaran ekonomi SMA Negeri 3 Ciamis. Hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis dan uji t untuk kelas eksperimen di dapat thitung dan ttabel karena thitung > ttabel, maka uji hipotesis diterma.Kata Kunci: metode pembelajaran double loop problem solving, hasil belajar.
PELAKSANAAN PENGENDALIAN PENJUALAN MELALUI OPTIMALISASI PERENCANAAN PENJUALAN Firman Aryansyah
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 7, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.413 KB) | DOI: 10.25157/je.v7i2.3116

Abstract

Perencanaan diperlukan untuk dapat mengkoordinasikan dan mengarahkan kegiatan penjualan. Perencanaan membantu perusahaan mendapatkan cara yang tepat untuk menghindari kerugian dan mempertahankan keberlangsungan kegiatan usahanya. Perencanaan dalam perusahaan adalah dasar dalam berjalannya fungsi pengendalian. Sebelum perencanaan penjualan disusun, tindakan pertama yang harus dilakukan terlebih ialah dengan melakukan ramalan penjualan (sales forecast) untuk dapat memperkirakaan periode yang datang. Ramalan penjualan merupakan dasar dalam penyusunan rencana penjualan, dengan mempertimbangkan sumber daya yang ada serta strategi penjualan untuk dapat mencapai tujuan perusahaan.Pentingnya peramalan penjualan karena Semakin banyaknya jumlah persaingan perusahaan diambang perdagangan bebas dan semakin komplitnya permasalahan dalam penjualan. Penelitian ini membahas tentang salahsatu kegiatan perencanaan yakni untuk mengetahuipengaruh perencanaan penjualan terhadap pengendalian biaya penjualan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif menggunakan angket dan studi dokumentasi pada CV. Rahayu sebuah perusahaan manufaktur skala kecil yang mengolah berbagai penganan berbahan dasar tepung tapioca (aci) di kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penjualan sebagai target pencapaian perusahaan dapat dikendalikan jika perusahaan melakukan perencanaan atas penjualan melalui upaya-upaya terhadap pengawasan dalam hal harga, kepuasan pelanggan, segmentasi pasar, serta selera konsumen terhadap produk yang dijualnya.
IMPLEMENTASI PERENCANAAN BAHAN BAKU DALAM MENDUKUNG EFISIENSI BIAYA PRODUKSI FIRMAN ARYANSYAH
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 4, No 3 (2016): Agustus (Media Cetak)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.623 KB) | DOI: 10.25157/je.v4i3.1003

Abstract

Sekaitan dengan kegiatan produksi, perusahaan harus dapat menngoptimalkan seluruh sumber-sumber yang dimiliki. Sumber-sumber tersebut diolah sehingga berdaya guna dan berhasil guna adar menghasilkan produk yang sesuai dengan harapan perusahaan maupun konsumen baik dari segi mutu maupun jumlahnya. Bagi perusahaan, kemampuan melakukan efisiensi akan sangat berdampak terhapat kinerja keuangan perusahaan salah satu indikatornya adalah perolehan laba pada suatu periode. Salah satu faktor yang yang menentukan dalam melaksanakan efisiensi biaya produksi adalah dengan melaksanakan perencanaan yang baik dalam pengadaan bahan baku. Sebagi salah satu komponen biaya produksi, bahan baku tidak bisa dipisahkan dengan biaya-biaya lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi perencanaan bahan baku yang dilakukan Cireng Rujak “Rahayu” dalam mendukung efisiensi biaya produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknis analisis data yang digunakan dengan menggunakan analisis perbandingan melalui pendekatan Variable Costing dan Full Costing. Hasil penelitian menunjukkan harga pokok produk dengan menggunakan metode variable costing lebih efisien dibanding dengan menggunakan metode full costing. Perhitungan harga pokok pada tingkat harga beli dan tingkat penjualan yang sama menunjukkan perencanaan dengan menggunakan metode variable costing lebih efisien dibandingkan dengan full costing.Kata Kunci: perencanaan, bahan baku, efisiensi bahan baku