Bulu tangkis merupakan olahraga intensitas tinggi yang dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh, sehingga pemenuhan kebutuhan cairan sangat penting terutama setelah latihan. Air Zamzam diketahui memiliki kandungan mineral esensial dan pH basa yang lebih tinggi dibanding air mineral biasa, serta diduga dapat meningkatkan status hidrasi tubuh melalui stimulasi ekspresi aquaporin (AQP). Penelitian ini merupakan eksperimen nyata dengan metode kuantitatif komparatif. Sampel terdiri dari 8 mahasiswa (n=8) yang dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok kontrol yang diberi air mineral biasa dan kelompok perlakuan yang diberi air Zamzam masing-masing 500 mL sebelum melakukan aktivitas fisik selama 30 menit. Status hidrasi dievaluasi berdasarkan parameter warna, berat jenis, pH, dan volume urin. Hasil menunjukkan bahwa seluruh subjek (100%) pada kedua kelompok tetap mengalami dehidrasi berdasarkan semua parameter tersebut. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p 0,05, yang berarti tidak terdapat perbedaan bermakna antara kedua kelompok, sehingga hipotesis alternatif ditolak. Dengan demikian, konsumsi air Zamzam setelah latihan fisik tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap status hidrasi pada mahasiswa pemain bulu tangkis Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia.
Copyrights © 2026