Pengetahuan adalah kunci utama dalam mencapai keberhasilan, terutama dalam pemahaman tentang obat-obatan. Banyak orang kesulitan memahami instruksi penggunaan obat dan efek sampingnya, serta dampak lingkungan dari pembuangan obat yang tidak benar. Meningkatkan literasi obat, memberikan informasi yang jelas, dan memastikan akses mudah ke layanan kesehatan dapat membantu mengatasi masalah ini. Pengetahuan tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) di kalangan remaja masih minim. Mereka sering tidak membedakan jenis obat dan tidak tahu cara penyimpanan serta pembuangan obat yang benar. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi tentang teknik DAGUSIBU, terutama di kalangan remaja, seperti yang dilakukan di SMP Negeri 5 Tegal. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan DAGUSIBU obat dengan benar di SMP Negeri 5 Tegal. Kegiatan di SMP Negeri 5 Tegal meliputi pre-test, penjelasan materi DAGUSIBU, tanya jawab, praktek penyimpanan dan pembuangan obat, serta post-test, dan terakhir dokumentasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24-25 Juni 2024 secara tatap muka dan dihadiri 33 peserta. Kegiatan ini juga dilakukan komunikasi dua arah. Serta ditampilkan paparan slide tentang DAGUSIBU obat yang benar dan praktik penyimpanan obat. Di akhir sesi juga dilakukan sesi tanya jawab. Kami berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit degeneratif. Hal ini dilihat dari hasil pre dan post test yang meningkat hingga 17,57% oleh para peserta PKM.
Copyrights © 2026