Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasan berdasarkan kategori linguistik pada artikel opini berjudul “Permasalahan Pendidikan di Indonesia” karya Dela Revi Nopi Saputri yang dipublikasikan dalam platform Kompasiana.com. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik analisis kesalahan berbahasa (error analysis). Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung kesalahan berbahasa dalam artikel tersebut, yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menjelaskan, dan mengevaluasi kesalahan berdasarkan empat kategori linguistik, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 kalimat yang terdapat dalam 7 paragraf artikel, ditemukan 40 kesalahan berbahasa yang terdiri dari kesalahan fonologi sebanyak 3 kesalahan (7,5%), kesalahan morfologi sebanyak 5 kesalahan (12,5%), kesalahan sintaksis sebanyak 20 kesalahan (50%), dan kesalahan semantik sebanyak 12 kesalahan (30%). Kesalahan sintaksis mendominasi karena penulis mengalami kesulitan dalam menyusun struktur kalimat yang gramatikal, efektif, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, yang meliputi ketidaktepatan stuktur kalimat, ketidakefektifan penyusunan unsur kalimat, dan kesalahan penggunaan konjungsi. Kesalahan semantik yang menempati urutan kedua mencakup pleonasme, ketidaktepatan diksi, dan penggunaan kolokasi yang tidak lazim. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi kebahasaan, khususnya pada aspek sintaksis dan semantik dalam penulisan artikel ilmiah populer di platform digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia dan menjadi rujukan bagi penulis untuk lebih cermat dalam menggunakan bahasa yang baku dan efektif.
Copyrights © 2026