Putri, Tiara Meidiani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antropologi Sastra: Wujud Kebudayaan dalam Naskah Drama Perahu Retak Karya Emha Ainun Nadjib Tresnawati, Dina; Permatasari , Mela; Putri, Tiara Meidiani; Solihat, Siti Zahra; Alfitriani, Nisfi; Siswadi, Muhammad Ilham Kholik; Putra, Adita Widara
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.6839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wujud kebudayaan Jawa dan Islam dalam naskah drama Perahu Retak karya Emha Ainun Nadjib dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Permasalahan utama dalam penelitian ini ialah bagaimana sistem nilai dan keyakinan yang dianut oleh masyarakat Mataram sebagai representasi budaya Jawa berhadapan dengan nilai-nilai Islam yang diperjuangkan oleh tokoh Syekh Jangkung dan para santrinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka. Data berupa kutipan-kutipan dari naskah drama yang mencerminkan ideologi, pola tindakan sosial, serta simbol-simbol material dari kedua kebudayaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Jawa dalam naskah ini dicirikan oleh kekuasaan absolut, legitimasi ilahiah, struktur sosial hierarkis, dan kekerasan simbolik maupun fisik. Sebaliknya, budaya Islam hadir sebagai tandingan dengan menekankan nilai tauhid murni, keadilan sosial, kesetaraan, cinta kasih, serta dakwah yang damai. Wujud kebudayaan kedua sistem ini tercermin dalam nilai-nilai, aktivitas sosial, dan benda-benda simbolik yang digunakan para tokohnya. Dengan demikian, Perahu Retak dapat dibaca sebagai narasi pergulatan ideologis antara dua sistem kebudayaan yang saling bertentangan namun saling memengaruhi dalam konteks sejarah dan kemasyarakatan Jawa. Kata kunci: budaya Jawa, budaya Islam, drama, Emha Ainun Nadjib, antropologi sastra
KESALAHAN BERBAHASA BERDASARKAN KATEGORI LINGUISTIK PADA ARTIKEL OPINI “PERMASALAHAN PENDIDIKAN DI INDONESIA” DALAM KOMPASIANA.COM Raini, Sri; Camilah, Nurul; Putri, Tiara Meidiani; Nurjamilah, Ai Siti
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.22053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasan berdasarkan kategori linguistik pada artikel opini berjudul “Permasalahan Pendidikan di Indonesia” karya Dela Revi Nopi Saputri yang dipublikasikan dalam platform Kompasiana.com. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik analisis kesalahan berbahasa (error analysis). Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung kesalahan berbahasa dalam artikel tersebut, yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menjelaskan, dan mengevaluasi kesalahan berdasarkan empat kategori linguistik, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 kalimat yang terdapat dalam 7 paragraf artikel, ditemukan 40 kesalahan berbahasa yang terdiri dari kesalahan fonologi sebanyak 3 kesalahan (7,5%), kesalahan morfologi sebanyak 5 kesalahan (12,5%), kesalahan sintaksis sebanyak 20 kesalahan (50%), dan kesalahan semantik sebanyak 12 kesalahan (30%). Kesalahan sintaksis mendominasi karena penulis mengalami kesulitan dalam menyusun struktur kalimat yang gramatikal, efektif, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, yang meliputi ketidaktepatan stuktur kalimat, ketidakefektifan penyusunan unsur kalimat, dan kesalahan penggunaan konjungsi. Kesalahan semantik yang menempati urutan kedua mencakup pleonasme, ketidaktepatan diksi, dan penggunaan kolokasi yang tidak lazim. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi kebahasaan, khususnya pada aspek sintaksis dan semantik dalam penulisan artikel ilmiah populer di platform digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia dan menjadi rujukan bagi penulis untuk lebih cermat dalam menggunakan bahasa yang baku dan efektif.