Background: Non-pharmacological therapy in hypertensive patients to improve blood pressure and pulse began to be selected to provide support for pharmacological treatment. This study aims to analyze the effectiveness of a combination of low impact aerobic exercise and hatha yoga on blood pressure and pulse rate in patients with hypertension.Metode: Penelitian kuantitatif pada pasien hipertensi menggunakan pendekatan desain kelompok kontrol pra-posttest eksperimental. Pasien sesuai dengan kriteria direkrut menggunakan purposive sampling dan memperoleh 39 responden masing-masing dalam kelompok kontrol dan intervensi. Variabel independen dari penelitian ini adalah kombinasi latihan aerobik berdampak rendah dan hatha yoga yang diberikan dua kali seminggu selama 4 minggu dengan durasi 40 menit pemanasan, 10 menit istirahat dan 20 menit pendinginan. Variabel dependen tekanan darah dan denyut nadi diamati melalui pengukuran. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan.Hasil: Sebanyak 37 responden dari masing-masing kelompok bertahan hingga akhir penelitian, dan hasilnya menunjukkan efek signifikan dari kombinasi aerobik berdampak rendah dan hatha yoga pada tekanan darah dan denyut nadi pada pasien hipertensi (p=0,000) pada kelompok intervensi. Tekanan darah sistolik menurun dari 147,78 ± 6,014 menjadi 131,08 ± 6,576. Tekanan darah diastolik menurun dari 95,08 ± 2,278 menjadi 80,81 ± 6,032 dan denyut nadi menurun dari 87,62 ± 5,570 menjadi 79,49 ± 5,295.Kesimpulan: Kombinasi latihan aerobik berdampak rendah dan hatha yoga telah terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah dan denyut nadi pada pasien hipertensi, sehingga terapi dapat digunakan sebagai terapi suportif untuk mendukung terapi farmakologis pasien.
Copyrights © 2025