Udang merupakan komoditas perikanan unggulan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Permasalahan saat ini adalah terjadinya kegagalan produksi sebagai akibat dari buruknya kualitas air yang digunakan dalam budidaya udang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas air lingkungan budidaya dan produksi budidaya udang di industri tambak sistem intensif. Penelitian ini merupakan penelitian terapan lapangan, deskriptif dan kuantitatif. Metode pengambilan data adalah observasi partisipasi, diskusi group (focus group discussion), wawancara dan kuesioner. Metoda analisis data adalah deskriptif, perbandingan dan pembobotan. Pengolahan data menggunakan Microsoft Excel dan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Lokasi kegiatan di lima kabupaten yang menyelenggarakan budidaya udang vaname sistem intensif dan terdiri dari PT AM Bangka, PTSUN Bengkalis, PTAN Probolinggo, PTMCS Yogyakarta, PTUK Pandeglang, dan PTLF Lampung. Penelitian dilaksanakan tanggal 22 Januari - 20 Juli 2023. Kesimpulan dari penelitian ini adalah seluruh parameter kualitas air sesuai dengan standar dan dapat berproduksi dengan baik. Semakin mendekati optimum standar kualitas air, maka semakin tinggi hasil produksi budidaya udang vaname. Uji F mengindikasi terdapat hubungan yang moderat DO dan produksi. Pengaruh DO dan salinitas secara bersama terhadap produksi mengindikasikan tidak ada hubungan yang signifikan. Produksi tertinggi 38.498 Kg Ha-1 dan terendah 18.540 Kg Ha -1
Copyrights © 2025