Latar belakang: Beban kerja yang tinggi pada perawat di rumah sakit sering sekali menyebabkan kelelahan kerja dan stres kerja pada tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelelahan kerja dan stres kerja perawat serta hubungan keduanya di Rumah Sakit Bethesda Gunungsitoli. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian adalah cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Bethesda Gunungsitoli selama 6 (enam) bulan yaitu September-November 2025. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Bethesda Gunungsitoli dengan jumlah sampel sebanyak 71 orang perawat yang dipilih secara purpossive random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengedarkan kuesioner kepada responden yang terpilih sebagai sampel yang dilengkapi dengan observasi sebagai upaya verifikasi jawaban responden dengan fakta di lapangan. Selain itu telah dokumen yang tersedia merupakan metode pengumpulan data sekunder berupa gambaran umum lokasi penelitian. Data yang telah diolah melalui proses editing, coding, dan tabulating. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelelahan kerja perawat di Rumah Sakit Bethesda Gunungsitoli sebagian besar (45,1%) termasuk kategori menengah; sedangkan kategori berat sebesar 39,4% dan kategori ringan sebesar 15,5%. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat stres kerja perawat di Bethesda Gunungsitoli sebagian besar (49,3%) termasuk kategori menengah; sedangkan kategori berat sebesar 32,4% dan kategori ringan sebesar 18,3%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelelahan kerja dengan stres kerja di Rumah Sakit Bethesda Gunungsitoli. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini adapun saran peneliti adalah agar disediakan waktu untuk istirahat setiap sebelum melaksanakan tugas pada shift berikutnya, tersedianya 2 – 3 orang perawat di setiap unit pelayanan, dan agar perawat melakukan olahraga secara teratur, serta menghindari merokok dan konsumsi berkafein selama melaksanakan tugas.
Copyrights © 2025