Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar anak usia dini yang mengikuti pembelajaran menggunakan media konvensional dengan media berbasis deep learning. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang memungkinkan pengembangan media pembelajaran interaktif dan adaptif sesuai kemampuan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 40 anak usia 5-6 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan berbasis deep learning dan kelompok kontrol yang menggunakan media konvensional. Data hasil belajar anak dikumpulkan melalui tes kognitif yang disesuaikan dengan indikator perkembangan anak usia dini. Analisis data menggunakan uji-t independen menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) antara kedua kelompok, dimana kelompok yang menggunakan media berbasis deep learning memiliki rata-rata hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok media konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media berbasis deep learning dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran anak usia dini dibandingkan dengan media konvensional.
Copyrights © 2026