Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi komunikasi Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek empat orang melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validasi data dilakukan dengan triangulasi waktu, subjek, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GSB menggunakan strategi komunikasi tatap muka dan media digital. Tatap muka dilakukan melalui hubungan personal dengan pengurus masjid, sedangkan media digital seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi. Strategi produksi media dirancang sesuai kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan karakteristik audiens. Pendekatan ini efektif menjangkau lintas usia, khususnya generasi muda, serta mendorong perubahan perilaku keagamaan, sosial, dan sikap individu melalui pembinaan rutin berbasis Al-Qur’an. Dampak positif juga terlihat pada kehidupan keluarga, akademik, dan masyarakat. Dengan demikian, strategi komunikasi dan pembinaan GSB terbukti mampu menumbuhkan kesadaran keagamaan serta partisipasi sosial berkelanjutan.
Copyrights © 2026