Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelatihan membatik bagi warga binaan pada Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Perempuan Kelas IIB Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta divalidasi menggunakan teknik triangulasi sumber, waktu dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan pelatihan membatik dilaksanakan melalui tahapan sistematis yang diawali dengan asesmen awal untuk memetakan minat, bakat, dan kemampuan dasar warga binaan. Hasil asesmen menjadi dasar dalam penentuan program pembinaan melalui sidang TPP agar pelatihan yang diberikan tepat sasaran. Tahap pelatihan difokuskan pada pembekalan keterampilan membatik secara bertahap, mulai dari pengenalan bahan dan alat, pembuatan pola, teknik mencanting, pewarnaan, hingga. Proses evaluasi (penilaian) mencakup penilaian aspek pengetahuan melalui tes lisan, sikap melalui observasi kedisiplinan dan tanggung jawab, serta keterampilan melalui penilaian kualitas hasil karya batik. Pelatihan ini memberikan dampak signifikan berupa peningkatan keterampilan teknis membatik, pembentukan sikap positif seperti kemandirian dan ketekunan, serta peningkatan kepercayaan diri warga binaan.
Copyrights © 2026