Kemampuan pemecahan masalah geometri dan berpikir kreatif merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika abad ke-21. Namun, dalam praktik pembelajaran di sekolah menengah, kedua kemampuan tersebut masih belum berkembang secara optimal karena pembelajaran cenderung bersifat prosedural dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran STEM memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah geometri dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas XI SMA Negeri 1 Madapangga dan seorang guru matematika yang dipilih secara purposive. Pembelajaran STEM diterapkan pada materi geometri melalui aktivitas pemecahan masalah kontekstual dan kerja kelompok. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, analisis hasil kerja siswa, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran STEM memfasilitasi siswa dalam memahami permasalahan geometri secara lebih mendalam, mengembangkan strategi penyelesaian yang beragam, serta mengaitkan konsep geometri dengan konteks kehidupan nyata. Selain itu, kemampuan berpikir kreatif siswa tampak berkembang pada aspek kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran STEM berpotensi menjadi pendekatan inovatif dalam mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah geometri dan berpikir kreatif siswa SMA.
Copyrights © 2026