Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) merupakan sebuah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia sebagai masalah kesehatan global yang memerlukan penanganan komprehensif. Kontrol glikemik yang optimal adalah pilar utama dalam manajemen T2DM untuk mencegah komplikasi. Latihan fisik, terutama latihan aerobik, secara luas direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis yang esensial. Tujuan penelitian ini menyajikan tinjauan naratif untuk merangkum dan menganalisis bukti-bukti ilmiah dari literatur terkini mengenai efektivitas berbagai bentuk latihan aerobik terhadap parameter kontrol glikemik pada pasien T2DM. Metode Penelitian berupa tinjauan naratif dengan melibatkan pencarian literatur sistematis pada database PubMed, ScienceDirect, dan Wiley. Kriteria inklusi adalah artikel penelitian eksperimental full-text yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2024 dengankata kunci "Aerobic exercise", "Type-2 DM patients", dan "Glycemic Control". Rentang tahun ini dipilih untuk memastikan bahwa bukti yang dikaji bersumber dari penelitian terbaru yang merepresentasikan perkembangan terkini dalam intervensi latihan aerobik, metode pemantauan glikemik, serta teknologi pendukung sehingga hasil tinjauan ini relevan dengan praktik klinis modern. Proses seleksi menghasilkan 30 artikel yang dianalisis dari total 1.530 artikel yang teridentifikasi. Hasil analisis terhadap 30 studi internasional mengonfirmasi bahwa intervensi latihan aerobik secara signifikan efektif dalam meningkatkan kontrol glikemik. Manfaat yang dilaporkan meliputi penurunan kadar HbA1c, perbaikan glukosa darah puasa, dan peningkatan komposisi tubuh serta kapasitas fisik.Berbagai modalitas latihan terbukti bermanfaat, termasuk program jalan kaki terjadwal, latihan interval intensitas tinggi (HIIT), latihan di lingkungan akuatik, dan tele-rehabilitasi. Waktu pelaksanaan olahraga, seperti setelah makan, juga terbukti efektif dalam mengurangi lonjakan glukosa postprandial. Kesimpulan bahwa latihan aerobik merupakan intervensi yang terbukti kuat dan efektif untuk memperbaiki dan mempertahankan kontrol glikemik pada individu dengan Diabetes Melitus Tipe 2.
Copyrights © 2026