Proses pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar (SD) perlu dirancang secara kontekstual agar siswa mampu mengaitkan materi dengan pengalaman dan kehidupan sehari-hari. Lingkungan sekitar merupakan sumber belajar yang dekat, nyata, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar. Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar kontekstual memungkinkan siswa memperoleh pengalaman belajar langsung melalui kegiatan pengamatan, diskusi, dan refleksi terhadap fenomena di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar kontekstual di sekolah dasar serta menelaah dampaknya terhadap siswa setelah diterapkan dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar kontekstual mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sekaligus menghasilkan capaian belajar yang berada pada kategori baik.
Copyrights © 2025