Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ditemukan permasalahan dalam peningkatan motorik halus anak usia 5-6 tahun di PAUD Bungong Seurune Aceh Besar, dalam kegiatan meniru bentuk garis putus-putus dan pada kegiatan menempel. Pada usia 5-6 tahun, menurut Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) anak sudah dapat melakukan meniru bentuk dan menempel gambar dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motorik halus anak usia 5-6 tahun menggunakan mozaik biji-bijian di PAUD Bungong Seurune Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu setiap siklus mencakup 4 tahapan dengan jumlah subjek 10 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas guru dan peningkatan motorik halus anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mozaik biji-bijian dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak secara signifikan. Anak menunjukkan peningkatan yang lebih baik dalam meniru bentuk dengan benar dan menempelkan biji-bijian dengan tepat. Dengan demikian, mozaik biji-bijian direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk peningkatan motorik halus anak usia 5-6 tahun.
Copyrights © 2025