Perkembangan Revolusi Industri 4.0 dan pergeseran menuju Society 5.0 telah membawa implikasi signifikan terhadap sistem pengelolaan pendidikan, termasuk dalam konteks lembaga pendidikan Islam. Digitalisasi tidak hanya menuntut efisiensi dan inovasi teknologi, tetapi juga menantang lembaga pendidikan Islam untuk tetap mempertahankan nilai-nilai spiritual sebagai identitas dasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji reorientasi manajemen pendidikan Islam di era digital, mengidentifikasi prinsip-prinsip manajerial yang relevan, serta merumuskan model konseptual pengelolaan pendidikan Islam yang integratif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan sintesis tematik guna menemukan pola dan kecenderungan transformasi manajemen pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan adanya pergeseran menuju paradigma manajemen spiritual-teknologis, yaitu pengelolaan pendidikan yang mengintegrasikan digitalisasi sistem dengan penguatan nilai-nilai Islam. Prinsip adaptif, kolaboratif, dan transformatif menjadi fondasi utama, dengan penerapan model manajemen kolaboratif berbasis digital, kepemimpinan spiritual, serta hybrid management. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital sumber daya manusia, dan resistensi budaya organisasi. Penelitian ini menawarkan Model Manajemen Pendidikan Islam sebagai kerangka konseptual yang menyeimbangkan dimensi teologis-pedagogis dan teknologis- manajerial dalam menghadapi dinamika pendidikan global.
Copyrights © 2025