Tujuan: Manajemen laba riil (Real Earning Management/REM) adalah bentuk manipulasi laba yang dilakukan melalui keputusan operasional, yang lebih sulit dideteksi dibandingkan dengan metode berbasis akrual. Selama satu dekade terakhir, penelitian mengenai REM telah meningkat secara signifikan, didorong oleh tekanan pelaporan keuangan, masalah tata kelola perusahaan, dan tuntutan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis tren, metode, dan temuan utama dalam penelitian REM yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2025. Metode: Tinjauan literatur sistematis dilakukan dengan menggunakan kumpulan data dari 46 artikel jurnal yang telah diulas yang dikumpulkan dari sumber-sumber website Watase UAKE yang terindeks Scopus tier Q1. Artikel disaring berdasarkan relevansi dengan REM, kejelasan metodologis, dan periode publikasi. Setiap studi dianalisis untuk fokus geografis, variabel, metode analisis, dan kesimpulan utama mengenai faktor penentu dan konsekuensi REM. Hasil: Sebagian besar studi dilakukan di Asia, menggunakan regresi panel atau Generalized Method of Moments (GMM) sebagai metode analisis. Faktor-faktor penentu REM yang utama termasuk struktur kepemilikan, tekanan laba, kualitas audit, dan faktor ESG. Studi juga menunjukkan efektivitas mekanisme tata kelola perusahaan yang tidak konsisten dan menekankan peran faktor kontekstual dan institusional. Kesimpulan: REM tetap menjadi praktik yang konsiten dipengaruhi oleh mekanisme tata kelola internal dan eksternal. Temuan-temuan ini memperkuat teori keagenan sekaligus mengindikasikan semakin pentingnya nilai-nilai etika dan kerangka kerja keberlanjutan dalam mengekang REM. Penelitian di masa depan harus diperluas ke studi komparatif, lintas negara, dan metode campuran untuk lebih memperkaya pemahaman.
Copyrights © 2025