Abstrak: Stunting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang persisten di Indonesia dan sangat terkait dengan anemia pada remaja putri serta terbatasnya akses rumah tangga terhadap pangan bergizi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran remaja putri dalam pencegahan stunting dengan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dan kader remaja serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Palu, dengan melibatkan 29 peserta dan menggunakan metode edukasi interaktif yang didukung oleh leaflet. Tingkat pengetahuan diukur melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan kader mengenai anemia, stunting, dan pemanfaatan pekarangan rumah (p = 0,001). Program ini juga mendorong kader untuk menghidupkan kembali kebun gizi keluarga guna meningkatkan ketersediaan pangan kaya zat gizi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi terstruktur secara efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pencegahan stunting dan menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui pendampingan serta implementasi praktik di lapangan.Abstract: Stunting remains a persistent public health issue in Indonesia and is closely linked to anemia among adolescent girls and limited household access to nutritious foods. This community engagement program aimed to strengthen the role of adolescent girls in stunting prevention by improving the knowledge of health and youth cadres and promoting the use of home gardens as nutrition sources. Conducted in Palu City, the program involved 29 participants and utilized interactive education supported by leaflets. Knowledge levels were assessed using pre- and post-tests. Findings showed a significant improvement in cadre knowledge regarding anemia, stunting, and home garden utilization (p = 0.001). The program also encouraged cadres to revitalize home gardens to increase the availability of nutrient-rich foods. These results demonstrate that structured education effectively enhances community capacity for stunting prevention and underscores the importance of sustaining such initiatives through continued mentoring and practical implementation.
Copyrights © 2026