Abstrak: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Bank Sampah Betandang dengan mitra beranggotakan 23 orang. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya partisipasi masyarakat, lemahnya manajemen organisasi, serta belum optimalnya pemasaran produk daur ulang pada bank sampah betandang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas hardskil dan softskill mitra melalui kapasitas kelembagaan dan meningkatkan nilai ekonomi melalui pelatihan manajemen organisasi, pendampingan pengolahan produk kreatif, dan pelatihan digital marketing. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, FGD, pelatihan partisipatif, dan pendampingan langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara. Hasil menunjukkan anggota bank sampah mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan yang ditunjukkan dari 48,7% menjadi 82,6%. Mitra kini mampu mengolah limbah plastik menjadi berbagai produk kreatif bernilai ekonomi seperti eco-enzyme, alat bantu pembelajaran, kerajinan tangan, dan kostum daur ulang, serta memanfaatkan teknologi digital untuk promosi dan pemasaran produk. Bank sampah mampu menghasilkan empat jenis produk kreatif bernilai jual dan membentuk satu Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Program ini berdampak pada peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, dan penguatan peran bank sampah sebagai penggerak ekonomi sirkular masyarakat pesisir.Abstract: This community service activity was carried out at the Betandang with 23 members as partners. The main problems faced by the partners were low community participation, weak organizational management, and suboptimal marketing of recycled products at the Betandang waste bank. The objectives of this activity were to improve the partners' hard and soft skills through institutional capacity building and to increase economic value through organizational management training, creative product processing assistance, and digital marketing training. The implementation methods included socialization, focus group discussions, participatory training, and direct assistance. Evaluation was carried out through pre-tests and post-tests, observation, and interviews. The results show that waste bank members experienced an increase in understanding and skills, as indicated by a score increase from 48.7% to 82.6%. Partners are now able to process plastic waste into various creative products with economic value, such as eco-enzymes, learning aids, handicrafts, and recycled costumes, as well as utilize digital technology for product promotion and marketing. The waste bank is able to produce four types of creative products with market value and has formed a Joint Business Group. This program has had an impact on improving skills, economic independence, and strengthening the role of waste banks as drivers of the circular economy in coastal communities.
Copyrights © 2026