Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah)
Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026

PENGARUH KESIAPAN MASYARAKAT TERHADAP TINGKAT AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DI KOTA SIBOLGA

Hutagalung, Jeniusman Ahmad (Unknown)
Hasibuan, Nur’ainun (Unknown)
Saputra, Hendra (Unknown)
Tanjung, Alfansuri (Unknown)
Panggabean, Nova Zulfani (Unknown)
Sipahutar, Hadijah (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Feb 2026

Abstract

Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan salah satu program inovatif yang digagas Kementerian Dalam Negeri dalam rangka digitalisasi layanan administrasi kependudukan. Program ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses identitas kependudukan secara digital, menggantikan atau melengkapi penggunaan dokumen fisik seperti Kartu Penduduk Elektronik (KTP-el) dengan aplikasi berbasis teknologi. IKD diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, memberikan kemudahan bagi masyarakat, serta mewujudkan administrasi kependudukan yang lebih modern dan terintegrasi. Berdasarkan Laporan Pelaksanaan Administrasi Kependudukan Kota Sibolga bulan November 2024, tercatat hingga bulan November, sebanyak 70.404 penduduk Kota Sibolga telah melakukan perekaman KTP-el dan sebanyak 4.777 jiwa atau 6,78% telah melakukan aktivasi IKD. Angka ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan target nasional sebesar 25% yang kemudian ditingkatkan lagi menjadi 30% atau 21.121 jiwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus tunggal agar dapat memberikan gambaran yang mendalam tentang kesiapan masyarakat Kota Sibolga dalam melakukan aktivasi IKD dan juga dapat memberikan informasi yang rinci dan kontekstual tentang fenomena yang diteliti. Meskipun begitu, aplikasi IKD tidak serta merta diterima oleh banyak masyarakat.

Copyrights © 2026