Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penggunaan media audio visual berbasis cerita terhadap kemampuan memahami teks pada siswa disleksia kelas III SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian terdiri atas tujuh siswa disleksia yang diberikan pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah pembelajaran menggunakan media audio visual berbasis cerita. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman teks berbentuk pilihan ganda sebanyak sepuluh soal. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji Paired Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 48,57 pada pretest menjadi 77,14 pada posttest. Hasil uji Paired Sample t-Test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,6656 termasuk kategori sedang, menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual berbasis cerita cukup efektif meningkatkan kemampuan memahami teks pada siswa disleksia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media audio visual berbasis cerita berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan kemampuan memahami teks siswa disleksia di sekolah dasar
Copyrights © 2025