Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media game edukasi berbasis Wordwall dalam meningkatkan kemandirian dan hasil belajar murid pada mata IPA kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yang menggunakan model ADDIE. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 1 Semarapura Kangin. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, guru kelas V, dan murid kelas V. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli berbasis Learning Object Review Instrument (LORI), angket kepraktisan menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ), angket kemandirian belajar, serta tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar IPA murid pada data pretest dan posttest yaitu 58,83 menjadi 86,00. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (Z = −4,784; p = 0,000 < 0,05), yang menunjukan bahwa penggunaan media game edukasi berbasis Wordwall berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar murid. Selain itu, hasil analisis N-Gain kemandirian belajar menunjukkan bahwa murid mengalami peningkatan pada setiap indikator kemandirian belajar. Nilai indikator tertinggi adalah kepercayaan diri (57% kategori tinggi), indikator inisiatif belajar (43% kategori tinggi) dan tanggung jawab (43% kategori tinggi). Berdasarkan hasil tersebut, media game edukasi berbasis Wordwall dinyatakan efektif dan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA kelas V di SD.
Copyrights © 2026