Rendahnya sikap ilmiah dan hasil belajar siswa khususnya pada pembelajaran IPAS menjadi fokus utama dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Hal ini dikarenakan hasil temuan capaian siswa Indonesia yang rendah terbukti dari ajang kompetisi internasional yaitu PISA dan OECD pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model discovery learning bermuatan mind mapping terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPAS pada siswa SD. Penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) ini menggunakan rancangan Posttest Only Non Equvalen Control Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD, yang terdiri dari 158 orang siswa. Sebanyak 50 siswa sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data sikap ilimiah siswa dikumpulkan dengan instrumen angket, sedangkan data hasil belajar IPAS siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data penelitian dianalisis dengan Anava satu jalur dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan sikap ilmiah siswa yang mengikuti pembelajaran model discovert learning berbantuan Mind Mapping dengan pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan hasil belajar IPAS siswa yang mengikuti pembelajaran model discovert learning berbantuan Mind Mapping dengan pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan sikap ilmiah dan hasil belajar IPAS secara simultan antara siswa yang mengikuti pembelajaran model discovery learning berbantuan mind mapping dengan pembelajaran konvensional. Simpulan penelitian ini model discovery learning berbantuan mind mapping berpengaruh terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD.
Copyrights © 2026