Matematika merupakan ilmu yang memiliki kontribusi besar dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi dasar bagi pengembangan ilmu pengetahuan lainnya. Selain itu, matematika juga memiliki peran penting dalam berbagai budaya, khususnya dalam kebiasaan dan tradisi masyarakat tertentu. Oleh karena itu, matematika dan budaya saling berkaitan dan menjadi bagian penting dalam kehidupan. Penelitian ini diakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur matematika serta konsep-konsep matematika yang dapat ditemukan dalam budaya lingko Lodok . Penelitian dilaksanakan pada 12–28 Februari 2025 dengan tiga sumber. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data yang dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber. Data dianalisis menggunakan karakteristik etnomatematika yang kemudian dikaitkan dengan konsep pembelajaran matematika sekolah. Hasil penelitian di Desa Meler, Kabupaten Manggarai, menunjukkan adanya aktivitas matematika dalam budaya Lingko Lodok , seperti menghitung, mengukur, melokalisir, merencanakan, dan menjelaskan. Konsep matematika yang ditemukan meliputi penjumlahan, statistik, pengukuran, pengukuran, dan geometri. Konsep-konsep tersebut dapat dijadikan acuan dalam pengembangan perangkat pembelajaran matematika. Dalam penelitian ini, konsep geometri dipilih sebagai contoh untuk penyusunan perangkat pembelajaran
Copyrights © 2025