Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran di SMP Kabupaten Tegal. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif dan pendekatan sosiolinguistik. Populasi dalam penelitian ini adalah guru dan siswa di SMP Negeri 3 Slawi dan SMP Negeri 1 Pangkah, sedangkan sampelnya adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IX dan siswa kelas IX D di kedua sekolah tersebut. Data berupa tuturan, sedangkan sumber data adalah guru dan siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak bebas libat cakap (SBLC), rekam, wawancara, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, interpretasi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran meliputi alih kode, campur kode, dan variasi tunggal bahasa. Dalam penelitian tersebut terdapat pilihan bahasa berupa alih kode berjumlah 7 tuturan (9%), campur kode berjumlah 36 tuturan (43%), dan variasi tunggal bahasa berjumlah 40 tuturan (48%). Sedangkan faktor yang menjadi pilihan bahasa tersebut adalah tingkat kesopanan, bahasa netral, dan minimnya pengajaran dan penerapan. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa meski berada di daerah Tegal, Jawa Tengah, pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran didominasi oleh pilihan bahasa berupa variasi tunggal bahasa Indonesia. Unsur wilayah spesifik Kabupaten Tegal menjadi kebaruan dalam penelitian sosiolinguistik ini
Copyrights © 2026