ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi situs Makam Putroe Balee sebagai sumber belajar sejarah di SMA Negeri 1 Mila, menganalisis respon siswa terhadap pemanfaatannya, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran berbasis situs sejarah lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket kepada 31 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi situs Makam Putroe Balee dalam proses pembelajaran masih bersifat terbatas dan belum terintegrasi secara formal dalam kurikulum. Guru sejarah hanya menyisipkan informasi mengenai situs ini dalam pembahasan topik tertentu tanpa diikuti kegiatan belajar langsung di lapangan. Respon siswa terhadap pemanfaatan situs tersebut sangat positif; mayoritas siswa merasa
Copyrights © 2026