ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Tuanku Hasyim Banta Muda dalam Kesultanan Aceh Darussalam, serta menelusuri potensi dan tantangan pengembangan makamnya sebagai objek wisata religi di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif historis, penelitian ini didasarkan pada studi literatur, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh adat, sejarawan, dan masyarakat setempat, serta observasi langsung ke lokasi makam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tuanku Hasyim Banta Muda merupakan tokoh penting yang tidak hanya berjasa dalam bidang militer sebagai panglima perang, tetapi juga memainkan peran diplomatik dalam menjaga stabilitas politik Kesultanan Aceh. Makam beliau memiliki nilai sejarah dan spiritual yang tinggi serta potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar jika dikembangkan sebagai wisata religi. Namun, pengembangan ini memerlukan langkah strategis dan partisipatif, seperti edukasi sejarah kepada pengunjung, pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal guna menjaga kelestarian dan kesakralan situs. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan makam Tuanku Hasyim Banta Muda sebagai warisan sejarah yang bernilai edukatif dan religius. Kata kunci: Tuanku Hasyim Banta Muda; Kesultanan Aceh Darussalam; wisata religi; pelestarian makam,; sejarah lokal; partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2026