UD Kak Ivan merupakan UMKM di bidang jasa pengurasan limbah. UMKM ini menjalankan sejumlah proses bisnis utama, seperti penerimaan pesanan, pengiriman armada, penentuan solusi permasalahan, layanan kuras limbah, pembuangan limbah, pemberian umpan balik, validasi pesanan, dan service rutin. Namun, beberapa proses tersebut belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan ketidakpatuhan karyawan terhadap SOP, yang menyebabkan meningkatnya keluhan pelanggan dan penurunan jumlah pesanan. Situasi ini menunjukkan adanya ketidakefisienan proses yang memerlukan evaluasi dan perbaikan. Penelitian perlu dilakukan dengan menganalisis serta memberikan saran perbaikan terhadap proses bisnis di UD Kak Ivan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi proses bisnis melalui pendekatan Value Shop. Kemudian, setiap proses divisualisasikan memanfaatkan Business Process Model and Notation (BPMN) serta melaksanakan evaluasi terhadap proses bisnis dengan Quality Evaluation Framework (QEF), yang menghasilkan enam Quality Factor yang tidak mencukupi target kinerja. Sehingga diperlukan pencarian akar permasalahan menggunakan Fishbone Diagram. Hasil analisis menjadi dasar penyusunan rekomendasi perbaikan menggunakan 12 tools streamlining. Berdasarkan perbandingan simulasi proses bisnis, peningkatan efisiensi terbesar terjadi pada proses validasi pesanan sebesar 68,48%, karena adanya penyederhanaan aktivitas dan pemanfaatan sistem informasi berbasis website. Penelitian ini memberikan gambaran bagi UMKM dalam meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas proses bisnis berkelanjutan.
Copyrights © 2026