Museum berperan sebagai media pembelajaran yang efisien untuk memperkenalkan sejarah serta evolusi teknologi kepada Masyarakat. Generasi digital menganggap bahwa penyajian informasi secara konvensional dirasa kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan aplikasi iStory AR berbasis augmented reality (AR) sebagai media untuk mengenalkan sejarah evolusi iPhone di mini museum Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB). Proses pengembangan aplikasi menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi lima tahapan, yaitu: concept (konsep), design (perancangan), material collecting (pengumpulan bahan), assembly (pengembangan), dan testing (pengujian). Dalam implementasinya, aplikasi ini dibangun dengan memanfaatkan perangkat lunak Unity 3D dan Vuforia Engine untuk mendukung fitur augmented reality. Aplikasi ini diuji menggunakan black-box testing, usability testing dengan metode HARUS, serta survei ketertarikan pengguna. Pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur aplikasi berfungsi dengan baik, nilai usability berada pada kategori 'Excellent', dan tingkat minat pengguna terhadap aplikasi mencapai 82,09%. Selain itu, dilakukan juga pengujian akurasi dan oklusi untuk menguji performa dari aplikasi ini. Aplikasi ini dinilai efektif sebagai media interaktif edukatif di lingkungan kampus.
Copyrights © 2026