Peningkatan kebutuhan layanan web menuntut sistem yang mampu menangani banyak permintaan secara efisien dan andal. Load balancing menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja dan ketersediaan layanan web. Di sisi lain, perkembangan protokol HTTP dari HTTP/2 berbasis TCP ke HTTP/3 berbasis QUIC menghadirkan perbedaan karakteristik transport layer yang berpotensi memengaruhi kinerja sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja load balancing metode Round Robin pada protokol HTTP/2 dan HTTP/3 berbasis Nginx. Pengujian dilakukan menggunakan beberapa skenario beban dan kondisi jaringan dengan parameter latency, request per second (RPS), throughput, dan error rate. Hasil pengujian menunjukkan bahwa HTTP/3 memiliki keunggulan pada kondisi jaringan dengan delay dan packet loss, sedangkan HTTP/2 menunjukkan performa yang lebih stabil pada kondisi jaringan normal.
Copyrights © 2026