Kemampuan computational thinking (CT) merupakan kompetensi yang perlu dikuasai dalam pada abad ke-21. Pengembangannya di sekolah saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam pemilihan media dan strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan dampak penggunaan MIT App Inventor versi online dan offline terhadap kemampuan computational thinking serta tingkat interaktivitas siswa dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan weak-experimental. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas XI di SMA Negeri 8 Malang yang dipilih secara purposive-sampling dengan mempertimbangkan kesetaraan karakteristik akademik. Kemampuan CT diukur melalui tes pretest dan posttest yang mencakup empat aspek utama, yaitu decomposition, pattern recognition, abstraction, dan algorithmic thinking, sedangkan interaktivitas diukur menggunakan kuesioner. Penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kemampuan computational thinking antara kedua kelas setelah perlakuan. Kelas yang menggunakan MIT App Inventor versi online menunjukkan peningkatan yang lebih konsisten, terutama pada aspek pattern recognition, abstraction, dan algorithmic thinking. MIT App Inventor versi online juga memberikan efek sedang hingga kuat terhadap peningkatan kemampuan CT, sedangkan versi offline cenderung memberikan efek lemah hingga sedang. Pada aspek interaktivitas menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan peningkatan kemampuan CT.
Copyrights © 2026