Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pendidikan moral dan ilmu pengetahuan dalam perspektif Kristen, dengan menekankan peran iman, nilai Alkitabiah, dan pembentukan karakter sebagai landasan integrasi pengetahuan. Kesenjangan penelitian yang ditemukan adalah masih dominannya paradigma pendidikan sekuler yang memisahkan aspek kognitif dan moral, sehingga kurang memperhatikan prinsip integratif iman–pengetahuan yang Alkitab tawarkan. Berdasarkan metode penelitian kajian literatur kualitatif dengan pendekatan teologis-biblis, filsafat pendidikan Kristen, serta analisis terhadap teori pendidikan moral kontemporer, maka hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Kristen tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada transformasi karakter melalui internalisasi nilai-nilai Injil, sehingga pengetahuan dipahami bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai sarana untuk hidup berkenan kepada Allah dan berguna bagi sesama. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya tranformasi kurikulum pendidikan Kristen yang menempatkan moralitas Injili sebagai inti, sinergi pembentukan karakter dan menjawab tantangan era digital sehingga menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan etis dalam menghadapi tantangan zaman. This study aims to analyze the relationship between moral education and science from a Christian perspective, emphasizing the role of faith, Biblical values, and character building as the foundation of knowledge integration. The research gap found is the dominant secular education paradigm that separates cognitive and moral aspects, thus paying less attention to the integrative principle of faith-knowledge that the Bible offers. Based on the qualitative literature review research method with a biblical-theological approach, Christian education philosophy, and analysis of contemporary moral education theories, the results show that Christian education is not only oriented to the transfer of knowledge, but also to character transformation through the internalization of gospel values, so that knowledge is understood not as an end in itself, but as a means to live pleasing to God and useful to others. The implications of this research emphasize the need for curriculum transformation in Christian education that places evangelical morality at the core, synergizing character building and answering the challenges of the digital era so as to produce a generation that is not only intellectually intelligent, but also spiritually and ethically mature in facing the challenges of the times.
Copyrights © 2025