Kardiomiopati diabetik merupakan salah satu komplikasi kardiovaskular penting pada diabetes melitus yang ditandai oleh perubahan struktural dan fungsional miokard tanpa adanya penyakit arteri koroner, hipertensi, maupun kelainan katup jantung yang signifikan. Kondisi ini berkembang secara progresif dan sering kali bersifat subklinis pada tahap awal, sehingga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko gagal jantung pada pasien diabetes. Artikel review ini bertujuan untuk membahas konsep kardiomiopati diabetik secara komprehensif, meliputi definisi, epidemiologi, faktor risiko, mekanisme patofisiologi, pendekatan diagnostik, serta strategi terapi terkini. Berbagai mekanisme patogenetik terlibat dalam perkembangan kardiomiopati diabetik, termasuk hiperglikemia kronik, resistensi insulin, lipotoksisitas miokard, stres oksidatif, disfungsi mitokondria, aktivasi neurohormonal, dan perubahan struktural miokard. Diagnosis kardiomiopati diabetik masih menjadi tantangan karena keterbatasan gejala klinis spesifik, sehingga pemeriksaan pencitraan jantung dan biomarker molekuler memiliki peran penting dalam deteksi dini. Penatalaksanaan kardiomiopati diabetik memerlukan pendekatan multidisiplin yang mencakup modifikasi gaya hidup, kontrol glikemik optimal, serta terapi kardiovaskular berbasis bukti. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai kardiomiopati diabetik diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan, diagnosis dini, dan penatalaksanaan yang lebih efektif guna menurunkan morbiditas dan mortalitas pada pasien diabetes melitus.
Copyrights © 2026