Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga baterai, keandalan baterai, dan persepsi konsumen terhadap peningkatan jumlah kendaraan listrik di Indonesia dengan minat sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 152 responden yang memiliki pengetahuan atau ketertarikan terhadap kendaraan listrik. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga baterai berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah kendaraan listrik (β = 0.226; t = 2.948; p = 0.003), serta terhadap minat (β = 0.546; t = 7.060; p = 0.000). Persepsi konsumen juga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah kendaraan listrik (β = 0.141; t = 2.067; p = 0.039) dan minat (β = 0.247; t = 3.544; p = 0.000). Keandalan baterai tidak berpengaruh signifikan terhadap minat (β = 0.134; t = 1.780; p = 0.075), namun berpengaruh langsung secara signifikan terhadap peningkatan jumlah kendaraan listrik (β = 0.246; t = 2.388; p = 0.017). Minat terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah kendaraan listrik (β = 0.329; t = 2.971; p = 0.003). Temuan ini menegaskan bahwa faktor ekonomi, khususnya harga baterai, merupakan determinan utama dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Copyrights © 2026