Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas pedesaan di Kota Bima melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang adaptif dalam budidaya hortikultura dan pemanfaatan limbah kulit durian. Hal ini akan meningkatkan efisiensi, mengurangi polusi, dan meningkatkan literasi teknologi, keterampilan kewirausahaan, serta kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama enam bulan dengan tahapan sistematis (sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program) untuk mengatasi permasalahan mitra sasaran yang meliputi Masyarakat Tani (Mitra 1) dan PKK (Mitra 2). Program ini berfokus pada Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Sistem Irigasi Tetes Otomatis dan pengolahan limbah kulit durian menjadi produk bernilai ekonomis. Hasil kegiatan sangat signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Pertama, efisiensi irigasi membantu menjawab tantangan krisis air di musim kemarau dan memperkuat ketahanan pertanian. Kedua, pemanfaatan limbah kulit durian sebagai cuka, tepung, produk makanan, dan biokompos membuka peluang ekonomi baru serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia dan energi tak terbarukan. Ketiga, penguatan peran pemerintah desa dalam mendorong inovasi lokal menciptakan ekosistem kolaboratif yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Copyrights © 2026