Penelitian ini didasarkan dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 2 Sogaeadu, ditemukan beberapa masalah yaitu: 1) Kemampuan literasi numerasi matematika siswa masih rendah, 2) Pendekatan pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap kemampuan literasi matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan sampel penelitian terdiri dari dua kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-D sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini ada dua yaitu tes dan angket. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui statistik deskriptif serta uji normalitas (Lilliefors) dan homogenitas (uji F), kemudian dilanjutkan dengan uji t independen untuk menguji pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa. Hasil penelitian yang diperoleh nilai thitung = 4,899 dan nilai ttabel = 1,671. Karena thitung > ttabel atau 4,899 > 1,671 maka tolak Ho terima Ha. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa, sehingga penelitian ini memberikan implikasi teoretis dan praktis sebagai dasar pengembangan strategi pembelajaran kooperatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran matematika.
Copyrights © 2026