Pengelolaan homestay berstandar menjadi salah satu elemen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan daya tarik destinasi wisata, khususnya pada kawasan wisata yang dikunjungi wisatawan mancanegara. Lampung Timur, sebagai wilayah penyangga Taman Nasional Way Kambas, memiliki potensi besar dalam pengembangan homestay; namun sebagian besar pengelola belum menerapkan standar layanan, kebersihan, keamanan, dan pengelolaan usaha sesuai standar ASEAN. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan standarisasi homestay berbasis ASEAN dilakukan dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengelola homestay di Desa Labuhan Ratu IX. Penelitian ini menggunakan metode pelatihan partisipatif yang meliputi observasi, pemaparan materi, diskusi, pendampingan, serta pemberian fasilitas pendukung operasional. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran pengelola terhadap pentingnya standar ASEAN, meskipun implementasinya masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan fasilitas, belum adanya SOP tertulis, dan pengelolaan administrasi yang belum sistematis. Pelatihan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas layanan homestay dan diharapkan mampu mendukung daya saing wisata Lampung Timur.
Copyrights © 2026