Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami sentimen publik terhadap kebijakan pembentukan Danantara. Metode penelitian yang digunakan adalah Lexicon Based dengan pendekatan VADER untuk melakukan analisis dan klasifikasi sentimen publik. Dengan menggunakan data tweet dari media sosial X dan melalui tahapan crawling data, preprocessing, Labelling data, dan visualization, penelitian ini menganalisis 420 data tweet. Hasil penelitian menunjukkan dominasi sentimen positif sebesar 53% yang mencerminkan optimisme publik terhadap potensi Danantara, tetapi juga dipengaruhi oleh tweet bersifat netral dari akun berita dan akun resmi pemerintah, serta 47% sentimen negatif didasarkan atas kekhawatiran masyarakat khususnya dalam transparansi tata kelola dan kebermanfaatan Danantara untuk masyarakat. Hasil analisis didukung visualisasi word cloud yang menunjukkan dominasi kata "investor," "uang," "penting," "aksi," dan "BUMN" pada sentimen positif, serta kata "korupsi,", "ekonomi”, “transparan”, dan "kelola" pada sentimen negatif.
Copyrights © 2025