Di era modern ini, meningkatnya paparan polusi, stres, dan gaya hidup tidak sehat turut meningkatkan kebutuhan masyarakat akan konsumsi bahan alami yang kaya akan senyawa antioksidan untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan dapat bersumber dari bahan alami seperti temulawak, jeruk nipis, dan madu yang dapat dibuat menjadi sediaan infusa herbal untuk memudahkan penggunaannya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui pengetahuan masyarakat RT 01 Tobekgodang terkait sediaan infusa herbal yang mengandung bahan antioksidan alami dan cara pembuatan infusa herbal. Kegiatan dilaksanakan dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest terhadap 14 peserta. Metode yang digunakan berupa ceramah/penyuluhan edukatif dan demonstratif mengenai pembuatan infusa herbal. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan instrumen kuesioner pilihan ganda sebanyak 10 soal yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) penyuluhan. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan rata-rata persentase jawaban benar. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata persentase pengetahuan meningkat dari 70% pada pre-test menjadi 90,7% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 20,7%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan demonstrasi pembuatan infusa herbal efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat
Copyrights © 2025