Gempa bumi merupakan bencana alam yang berpotensi menimbulkan kerugian fisik, psikologis, dan material. Edukasi berbasis praktik melalui simulasi tanggap darurat dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi gempa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Mangir Tengah, Sendangsari, Pajangan, Kabupaten Bantul, dengan 68 peserta dari berbagai usia, mulai remaja hingga lansia. Metode yang digunakan meliputi ceramah singkat, diskusi interaktif, dan simulasi evakuasi, termasuk posisi berlindung, jalur evakuasi, titik kumpul, serta mitigasi risiko di rumah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada pengetahuan gempa, langkah evakuasi aman, dan mitigasi risiko, dengan observasi partisipasi aktif mayoritas baik. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis simulasi efektif membekali warga dengan keterampilan praktis dan kesiapsiagaan menghadapi gempa. Kegiatan ini juga mendorong pembentukan komunitas tangguh yang mampu menyebarkan informasi mitigasi risiko secara luas.
Copyrights © 2025