Pengembangan pemberdayaan masyarakat melalui program mahasiswa berdampak atau PM-BEM di Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo didasari dengan berbagai permasalahan yang dialami oleh masyarakat seperti terbuangnya energi pada alat penghangat ruangan, penurunan produktifitas petani dalam masa tunggu panen, hingga pengelolaan data koperasi merah putih yang masih manual dan kekurangan praktek dalam pemasaran online sehingga diperlukan program untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dengan didampingi oleh tokoh akademik seperti dosen dan mahasiswa untuk melakukan pemberdayaan dalam wujud pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya untuk melakukan langkah kongkret untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah pedesaaan. Metode yang dilakukan menggunakan metode service learning. Dimana mahasiswa mencari potensi yang ada didesa sekaligus mencari solusi permasalahan yang ada di desa. Hasil dari program ini keberhasilan kolaborasi pengembagan pemberdayaan antara mahasiswa dan masyarakat melalui lima pelatihan untuk mengatasi masalah dan meningkatkan pengetahuan masyarakat serta praktik efektif guna untuk mencapai kemandirian masyarakat dalam meningkatkan pembangunan ekonomi di desa sekaligus untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Dampak dalam Program ini tidak lain untuk memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi di Desa Patakanteng dengan memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada mitra program supaya bisa meningkatkan kualitas pemahaman materi dan kemandirian untuk pertumbungan ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2026