Masa akil baligh merupakan fase perkembangan yang signifikan dalam kehidupan remaja, ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan psikologis. Perubahan ini sering kali menimbulkan berbagai masalah seperti kecemasan, konflik identitas, dan ketidakstabilan emosi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan energi psikologi dalam mengatasi permasalahan tersebut melalui pendekatan literatur dan kajian teoritis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait konsep energi psikologi, teknik-teknik penerapannya, serta relevansinya bagi remaja pada masa akil baligh. Hasil kajian menunjukkan bahwa energi psikologi, melalui teknik seperti Emotional Freedom Technique (EFT), meditasi, dan mindfulness, dapat menjadi alat yang efektif untuk membantu remaja mengelola emosi, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian pendekatan ini dalam lingkungan pendidikan dan keluarga untuk mendukung perkembangan remaja secara holistik.
Copyrights © 2026