Pendidikan inklusif merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan penghargaan terhadap keberagaman peserta didik serta penguatan nilai kemanusiaan dan keadilan. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebagai calon guru memiliki peran strategis dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang humanis dan berlandaskan nilai spiritual. Namun, pemahaman mahasiswa terhadap pendidikan inklusif masih cenderung bersifat konseptual dan belum sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan integrasi paradigma Twin Towers dalam pendidikan inklusif guna memperkuat nilai humanis dan spiritual mahasiswa PGMI UIN Sunan Ampel Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan partisipatif yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif melalui kegiatan penyampaian materi, diskusi interaktif, analisis studi kasus, pendampingan penyusunan rancangan pembelajaran, serta refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep pendidikan inklusif berbasis nilai humanis dan spiritual, serta kemampuan mengintegrasikan paradigma Twin Towers dalam perencanaan pembelajaran. Mahasiswa juga menunjukkan sikap empatik, inklusif, dan menghargai keberagaman peserta didik. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa modul atau panduan pembelajaran yang dapat digunakan sebagai bahan ajar pendukung. Dengan demikian, pendampingan ini berkontribusi dalam penguatan kompetensi pedagogik, sikap, dan nilai spiritual mahasiswa PGMI serta berpotensi menjadi model pengembangan pendidikan inklusif berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.
Copyrights © 2025